Kamis, 04 Desember 2014
Ruang Lingkup Biologi
~> Lingkup Biologi
Biologi (bios = hidup, logos = pengetahuan) adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala-gejala alam dan makhluk hidup. Objek yang dipelajari dalam biologi adalah makhluk hidup.
1. Karakteristik Mahkluk Hidup
- Tersusun atas sel.
- Mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
- Melakukan proses metabolisme.
- Memberikan respons terhadap rangsangan/iritabilitas.
- Melakukan reproduksi.
- Mampu beradaptasi dengan lingkungannya.
2. Tingkat Organisasi Kehidupan
- Molekul : komponen penyusun makhluk hidup.
- Sel : unit kehidupan terkecil dari mahkluk hidup.
- Jaringan : kumpulan dari sel-sel sejenis yang mempunyai yang fungsi sama.
- Organ : kumpulan jaringan yang menjalankan fungsi tertentu dalam tubuh.
- Individu ; organisme tunggal.
- Populasi : kumpulan individu sejenis yang menempati suatu daerah tertentu.
- Komunitas : kumpulan populasi dari berbagai jenis yang saling berinteraksi dalam
suatu habitat.
- Ekosistem : hubungan timbal balik antara mahkluk hidup dengan lingkungannya.
- Bioma : sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi geografis
tertentu.
- Biosfer : berbagai macam ekosistem yang ada di dunia.
Biologi (bios = hidup, logos = pengetahuan) adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala-gejala alam dan makhluk hidup. Objek yang dipelajari dalam biologi adalah makhluk hidup.
1. Karakteristik Mahkluk Hidup
- Tersusun atas sel.
- Mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
- Melakukan proses metabolisme.
- Memberikan respons terhadap rangsangan/iritabilitas.
- Melakukan reproduksi.
- Mampu beradaptasi dengan lingkungannya.
2. Tingkat Organisasi Kehidupan
- Molekul : komponen penyusun makhluk hidup.
- Sel : unit kehidupan terkecil dari mahkluk hidup.
- Jaringan : kumpulan dari sel-sel sejenis yang mempunyai yang fungsi sama.
- Organ : kumpulan jaringan yang menjalankan fungsi tertentu dalam tubuh.
- Individu ; organisme tunggal.
- Populasi : kumpulan individu sejenis yang menempati suatu daerah tertentu.
- Komunitas : kumpulan populasi dari berbagai jenis yang saling berinteraksi dalam
suatu habitat.
- Ekosistem : hubungan timbal balik antara mahkluk hidup dengan lingkungannya.
- Bioma : sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi geografis
tertentu.
- Biosfer : berbagai macam ekosistem yang ada di dunia.
VIRUS
1. Ciri-ciri Virus
a). Bentuk peralihan antara benda mati dengan benda hidup.
b). Bersifat aseluler (tidak mempunyai sel).
c). Dapat dikristalkan.
d). Bersifat parasit obligat (virus hanya dapat berkembangbiak
di sel-sel makhluk hidup lain).
e). Tubuh terdiri atas protein dan bahan inti (DNA saja atau RNA saja).
2. Struktur Tubuh Virus, terdiri dari:
- Kepala : bagian ini dibungkus oleh selubung protein yang disebut kapsid.
Kapsid berfungsi untuk memberi bentuk virus dan pelindung
bagian dalam tubuh virus.
- Isi Tubuh : tersusun atas materi genetik atau molekul pembawa sifat-sifat
yang dapat diturunkan
berupa DNA atau RNA saja.
- Ekor : adalah alat yang digunakan untuk menancap ke tubuh organisme
yang diserangnya.
3. Reproduksi Virus
Virus berkembangbiak dengan cara mengidentifikasi sel-sel makhluk hidup.
Ada dua macam cara virus menginfeksi sel inang, yaitu:
a). Daur litik (menyerang oragnisme lemah)
Fase absorpsi (penempelan) ~> penetrasi ~> replikasi ~> perakitan
~> lisis (pecahnya) sel
bakteri sehingga keluarlah virus/fage yang baru.
b). Daur lisogenik (menyerang organisme yang lebih kuat)
Fase absorpsi ~> penetrasi ~> penggabungan (DNA virus dengan DNA
bakteri bersatu membentuk provirus/profage) ~> pembelahan (bila bakteri
membelah diri, profage ikut membelah sehingga dua sel anakan bakteri juga
mengandung profage di dalam selnya) ~> sintesis ~> perakitan ~> lisis.
a). Bentuk peralihan antara benda mati dengan benda hidup.
b). Bersifat aseluler (tidak mempunyai sel).
c). Dapat dikristalkan.
d). Bersifat parasit obligat (virus hanya dapat berkembangbiak
di sel-sel makhluk hidup lain).
e). Tubuh terdiri atas protein dan bahan inti (DNA saja atau RNA saja).
2. Struktur Tubuh Virus, terdiri dari:
- Kepala : bagian ini dibungkus oleh selubung protein yang disebut kapsid.
Kapsid berfungsi untuk memberi bentuk virus dan pelindung
bagian dalam tubuh virus.
- Isi Tubuh : tersusun atas materi genetik atau molekul pembawa sifat-sifat
yang dapat diturunkan
berupa DNA atau RNA saja.
- Ekor : adalah alat yang digunakan untuk menancap ke tubuh organisme
yang diserangnya.
3. Reproduksi Virus
Virus berkembangbiak dengan cara mengidentifikasi sel-sel makhluk hidup.
Ada dua macam cara virus menginfeksi sel inang, yaitu:
a). Daur litik (menyerang oragnisme lemah)
Fase absorpsi (penempelan) ~> penetrasi ~> replikasi ~> perakitan
~> lisis (pecahnya) sel
bakteri sehingga keluarlah virus/fage yang baru.
b). Daur lisogenik (menyerang organisme yang lebih kuat)
Fase absorpsi ~> penetrasi ~> penggabungan (DNA virus dengan DNA
bakteri bersatu membentuk provirus/profage) ~> pembelahan (bila bakteri
membelah diri, profage ikut membelah sehingga dua sel anakan bakteri juga
mengandung profage di dalam selnya) ~> sintesis ~> perakitan ~> lisis.
Ciri-ciri dan Struktur Bakteri
1. Ciri-ciri Bakteri
a). Tidak memiliki membran inti (prokariotik).
b). Bersifat uniselular.
c). Hidup secara autotrof, heterotrof.
d). Dinding sel tersusun atas mukopolisakarida dan peptidoglikan.
e). Pada kondisi yang tidak menguntungkan dapat membentuk endospora.
2. Struktur Tubuh Bakteri
- Kapsul, berfungsi untuk mempertahankan diri dari antibodi yang dihasilkan sel inang,
dan melindungi sel dari kekeringan.
- Flagela, sebagai alat gerak.
- Dinding sel, berfungsi untuk melindungi sel
- Membran sel, berfungsi untuk mengatur transportasi zat dari/keluar sel.
- Mesosom, berfungsi sebagai penghasil energi dan pembentukan dinding sel baru.
- Sitoplasma, tempat berlangsungnya reaksi metabolik.
- DNA, untuk mengontrol sintetis protein dan pembawa sifat.
- Plasmid, pembawa gen tertentu untuk dapat ditranformasikan ke sel lain.
- Ribosom, berfungsi dalam sintetis protein.
a). Tidak memiliki membran inti (prokariotik).
b). Bersifat uniselular.
c). Hidup secara autotrof, heterotrof.
d). Dinding sel tersusun atas mukopolisakarida dan peptidoglikan.
e). Pada kondisi yang tidak menguntungkan dapat membentuk endospora.
2. Struktur Tubuh Bakteri
- Kapsul, berfungsi untuk mempertahankan diri dari antibodi yang dihasilkan sel inang,
dan melindungi sel dari kekeringan.
- Flagela, sebagai alat gerak.
- Dinding sel, berfungsi untuk melindungi sel
- Membran sel, berfungsi untuk mengatur transportasi zat dari/keluar sel.
- Mesosom, berfungsi sebagai penghasil energi dan pembentukan dinding sel baru.
- Sitoplasma, tempat berlangsungnya reaksi metabolik.
- DNA, untuk mengontrol sintetis protein dan pembawa sifat.
- Plasmid, pembawa gen tertentu untuk dapat ditranformasikan ke sel lain.
- Ribosom, berfungsi dalam sintetis protein.
Selasa, 02 Desember 2014
Pompa Hidram
POMPA HIDRAM
Pompa Hidram adalah pompa air yang digerakkan oleh tenaga air itu sendiri. Air
berjalan sendiri dan naik tidak seperti hukum alamnya, mengalir dari tempat
yang tinggi ke tempat yang lebih rendah. Sepertinya melawan hukum alam ya, dan
kalau dilihat sepintas kayaknya gak mungkin. Tetapi dengan ilmu yang sedikit
dan dianugerahkan oleh Sang Pencipta kita, maka manusia dengan akalnya bisa
menghasilkan daya cipta yang membuat sesuatu yang sepertinya tidak mungkin
menjadi mungkin.
Prinsipnya ada
aliran air yang mengalir, bisa berupa sungai, sumber air yang mengalir, air
terjun dls. Air tersebut dialirkan pada pompa yang dilengkapi dengan 2 buah
klep yang fungsinya bergantian, kalau yang satu membuka maka yang lain menutup,
dan tabung udara yang fungsinya memberikan tekanan pada air yang terkumpul
dalam tabumg tersebut untuk disalurkan ke bak penampung yang tingginya beberapa
kali lipat dibandingkan dengan ketinggian air yang dialirkan ke pompa tersebut.
Air digerakkan oleh air itu sendiri.
Artinya air tersebut tidak diam, harus mengalir. Dengan aliran tersebut maka
akan menghasilkan energi, yang walaupun kecil apabila dia ada secara kontinyu,
terus menerus, maka akan menghasilkan sesuatu yang dahsyat.
Proses perubahan energi kinetis aliran air menjadi tekanan
dinamik, dan sebagai
akibatnya menimbulkan palu air (water hammer) sehingga terjadi tekanan tinggi
dalam pipa tabung. Dengan mengusahakan supaya katub limbah dan katub pengantar
terbuka dan tertutup secara bergantian maka tekanan dinamik diteruskan sehingga
tekanan inersia yang terjadi pada pipa pemasukan memaksa air naik ke pipa
pengantar dan seterusnya.
akibatnya menimbulkan palu air (water hammer) sehingga terjadi tekanan tinggi
dalam pipa tabung. Dengan mengusahakan supaya katub limbah dan katub pengantar
terbuka dan tertutup secara bergantian maka tekanan dinamik diteruskan sehingga
tekanan inersia yang terjadi pada pipa pemasukan memaksa air naik ke pipa
pengantar dan seterusnya.
·
Bahan-bahan
yang harus disediakan:
·
*1-1/4" valve
1/4" tee
1-1/4" union
1-1/4" union
1-1/4" brass
swing check valve (picture)
1-1/4" spring
check valve
3/4" tee
3/4" valve
3/4" union
1-1/4" x
3/4" bushing
1/4" pipe cock
100 psi gauge
1-1/4" x
6" nipple
4" x
1-1/4" bushing
4" coupling
4" x 24"
PR160 PVC pipe
4" PVC glue
cap
3/4" x
1/4" bushing
·
Tabel Debit Air
|
No
|
Tinggi
|
Debit Air / Detik /
Unit
|
|
1
|
50 – 60 meter
|
1,2 – 1,5 liter
|
|
2
|
40 – 50 meter
|
1,5 – 1,98 liter
|
|
3
|
30 – 40 meter
|
1,98 – 5,11 liter
|
|
4
|
20 – 30 meter
|
3,79 – 5,11 liter
|
|
5
|
10 – 20 meter
|
5,11 – 8 liter
|
Langganan:
Postingan (Atom)



